Home
|
Selamat Datang di Halaman Pusat Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa (P2KM) |
|
Program Techno preneurship ITS mempunyai tujuan untuk membentuk jiwa dan mental enterprenaurship pada mahasiswa ITS yang kemudian mampu digabungkan dengan disiplin ilmu yang mereka peroleh selama kuliah, sehingga terwujudlah yang namanya technopreneurship.
Schumpeter, sebagaimana dikutip Bygrave (1996) dalam Entrepreneurship, mengatakan seorang wirausahawan adalah individu yang memperoleh peluang dan menciptakan organisasi untuk mengejarnya (mengejar peluang). Sedangkan Drucker (1996), mengatakan bahwa wirausaha selalu mencari perubahan, menanggapinya, dan memanfaatkannya sebagai peluang. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa seorang entrepreneur adalah pribadi yang mencintai perubahan, karena dalam perubahan tersebut peluang selalu ada. Ia akan selalu mengejar peluang tersebut dengan cara menyusun suatu organisasi. Oleh Karena itu, jika pendidikan memiliki misi melaksanakan pendidikan wirausahawan, maka sudah selayaknya kurikulum dan strategi pembelajarannya mengalami perubahan dan penyesuaian. Melihat karakter wirausahawan di atas, kelihatannya sulit pembentukan wirausahawan tercapai, manakala proses pembelajarannya tetap mempergunakan strategi “klasik”. Menurut Scharg et. al. (1987) wirausahawan merupakan hasil belajar. Meskipun jiwa wirausahawan mungkin juga diperoleh sejak lahir (bakat), namun jika tidak diasah melalui belajar dan dimotivasi dalam proses pembelajaran, sulit dapat diwujudkan. Untuk mempertajam minat dan kemampuan wirausahawan perlu ditumbuh-kembangkan melalui proses pembelajaran. Di sinilah letak dan pentingnya pendidikan wirausahawan dalam pendidikan. Jika seorang pendidik menginginkan menumbuhkan sikap peserta didik, sudah seharusnya mengetahui bakat yang ada pada peserta didik, keinginan peserta didik, nilai dan pengetahuan yang seharusnya didapat pesera didik, serta lingkungan lain yang kondusif bagi penumbuhan sikap mereka, termasuk lingkungan politik. Keadaan ini sulit dilakukan, tetapi harus diusahakan. Jika kita ingin pendidikan berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat, maka kita tidak boleh diam. Apapun hasilnya, pendidik harus berusaha melakukan inovasi proses pendidikan. Perlu disadari, bahwa segala sesuatu membutuhkan proses yang cukup panjang untuk mencapai suatu keberhasilan.
Surabaya, 3 April 2012
TIM PUSAT PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA (P2KM) ITS |
|
|
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2012 |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Selasa, 03 April 2012 |
|
Bagi Anda yang ingin menjadi pengusaha Ikuti dan Menangkan Kompetisi Bisnis Plan ITS 2012 Modal usaha sampai dengan 40 Juta / Kelompok (3-4) orang Pendaftaran di bagian Kemahasiswaan BAAK ITS, Anda Tertarik ???? Segera daftarkan diri anda. Panduan lengkap bisa Anda dapatkan disini, dalam bentuk Pdf bisa anda unduh di website kemahasiswaan dengan alamat http://www.kemahasiswaan.its.ac.id/ Registrasi Online copy link ini https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dGJoX2VlbXRHTFNsWDZwNUFPS0lKOFE6MQ |
|
Terakhir di update pada ( Kamis, 26 April 2012 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Selasa, 03 April 2012 |
|
Untuk tertib administrasi dihimbau kepada seluruh peserta Wirausaha Mahasiswa ITS yang belum melakukan angsuran harap segera mengangsur pada ibu Kusbandiyah/ mbak Tiwuk di Bagian Kemahasiswaan - BAAK ITS adapun data Kelompok yang belum dan sudah mengangsur adalah sebagai berikut |
|
Terakhir di update pada ( Selasa, 03 April 2012 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Selasa, 03 April 2012 |
Yang sering dikeluhkan oleh para mahasiswa ketika akan memulai berwirausaha, harus memulai dari mana? Selain itu, sering kali mahasiswa bahkan masyarakat umum, dijangkiti penyakit ‘jangan-jangan’ seperti ‘jangan-jangan saya rugi’, ‘jangan-jangan tidak laku’ ketika akan memulai sebuah usaha. Selain itu, muncul keraguan ‘waduh saingannya banyak’, bagaimana mungkin saya dapat memenangkan persaingan? Bahwa setiap orang berpotensi menjadi wirausaha tidak berarti hal itu akan terjadi dengan sendirinya. Setiap orang harus membuat keputusan untuk menjadi apapun yang dicita-citakannya sesuai pengenalan terhadap bakat, talenta dan potensi dirinya masing-masing. |
|
Terakhir di update pada ( Selasa, 03 April 2012 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
|
Agenda |
 |
May 2012 |
 |
|
|
|
|